SD Islam Unggulan Hubbul Wathan Selenggarakan Workshop Pembelajaran Diferensiasi & Deep Learning Selama Tiga Hari

Workshop Pembelajaran Diferensiasi & Deep Learning

Surabaya, 14 Agustus 2025 — SD Islam Unggulan Hubbul Wathan kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pembelajaran dengan menggelar Workshop Pembelajaran Diferensiasi & Deep Learning pada 12–14 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung secara luring ini menghadirkan suasana belajar kolaboratif dan diikuti oleh 16 guru dengan antusiasme tinggi.

Pelatihan dipandu oleh Coach Arif Santoso dan Coach Muhammad Farid dari Kuanta Indonesia. Selama tiga hari, para guru tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga melakukan praktik langsung mengenai bagaimana pembelajaran mendalam dapat diterapkan secara nyata di kelas. Pelatihan ini membahas berbagai topik penting seperti:

  • Pengantar dan kerangka kerja pembelajaran mendalam
  • Strategi asesmen yang selaras dengan deep learning
  • Peran guru sebagai fasilitator dan transformer
  • Optimalisasi teknologi dan AI dalam perencanaan pembelajaran
  • Workshop merancang RPP dan sesi peer teaching

Sumber: Suasana Workshop Pembelajaran Diferensiasi & Deep Learning SD Islam Unggulan Hubbul Wathan

Sejak sesi pertama, peserta menunjukkan keterlibatan tinggi. Diskusi berlangsung hidup, baik dalam kelompok maupun saat berbagi pandangan personal. Meski terdapat beberapa guru yang tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian karena urusan kedinasan atau cuti, keseluruhan kegiatan tetap berjalan lancar, penuh kehangatan, dan saling mendukung.

Para coach memberikan banyak ruang bagi guru untuk bereksperimen, mencoba pendekatan baru, dan menganalisis kembali praktik mengajar mereka selama ini. Pendekatan ini membuat suasana pelatihan terasa lebih relevan dan aplikatif bagi para pendidik.

Salah satu pesan utama dari workshop ini adalah menguatkan peran guru sebagai fasilitator yang mampu menuntun murid menuju pemahaman mendalam. Dengan memahami struktur deep learning, guru diharapkan semakin percaya diri dalam menciptakan pengalaman belajar yang menantang, kontekstual, dan berorientasi pada proses.

Selain itu, pemanfaatan teknologi dan AI juga menjadi sorotan penting. Para peserta diperkenalkan dengan berbagai cara sederhana namun efektif untuk mengintegrasikan teknologi dalam merancang pembelajaran yang lebih responsif dan adaptif.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata SD Islam Unggulan Hubbul Wathan dalam membangun budaya belajar yang progresif dan relevan dengan perkembangan pendidikan masa kini. Semangat para guru selama kegiatan menunjukkan bahwa transformasi pembelajaran akan terus bergerak maju secara bertahap namun pasti.


Kuanta merupakan lembaga yang berpengalaman dan terpercaya sebagai partner transformasi pendidikan melalui layanan konsultasi, pelatihan, pengembangan kepemimpinan, riset. Serta pendampingan berkelanjutan untuk menjadi lembaga pendidikan terbaik. Kuanta Indonesia bekerjasama dengan kementerian pendidikan, dinas pendidikan, yayasan pendidikan, Sekolah. Selain itu, bekerja sama dengan Direktur Pendidikan, CSR, pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik.

Temukan artikel kami yang lain di link berikut : Kumpulan Artikel Kuanta
Simak juga update terbaru dari kami melalui channel : youtube Kuanta Indonesia
Follow instagram kami di @kuantaindonesia

Bagikan Artikel :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Pinterest

Langkah Strategis Yayasan Ar-Rahmah Sulawesi Membangun Masa Depan Lembaga

Yayasan Ar-Rahmah Sulawesi mengambil langkah strategis dalam memperkuat arah pengembangan lembaga melalui kegiatan Pendampingan Penyusunan Rencana Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (Renstra) yang dilaksanakan ...
Read More →

Apa pengaruh TKA untuk masa depan siswa?

Banyak orang tua dan sekolah masih melihat asesmen sebatas angka rapor atau kelulusan. Padahal, tantangan pendidikan hari ini jauh lebih kompleks. Siswa tidak hanya dituntut ...
Read More →

Alasan Sekolah Anda Ditinggalkan

Dalam beberapa tahun terakhir, muncul fenomena yang tidak bisa diabaikan, yakni banyak sekolah kehilangan peminat. Orang tua kini lebih selektif, siswa semakin kritis, dan pilihan ...
Read More →