Pelatihan Wali Kelas Pada LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Jember

Jember, 17-18 April 2024. Kuanta Indonesia telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Wali Kelas pada LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Jember. Program pelatihan yang diberikan yaitu terkait materi dan praktek untuk meningkatkan keterampilan wali kelas. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 17 dan 18 April 2024 secara offline. Kegiatan pelatihan wali kelas yang dijalankan oleh LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Jember ini juga membantu guru memahami perkembangan skill dan psikologi siswa di kelasnya. Pada kegiatan ini, peserta wali kelas mendapat bimbingan materi secara profesional. Pemateri yaitu Coach Arif Santoso dan Coach Ahmad Husaini selaku  profesional coach  Kuanta. 

Peserta dalam pelatihan wali kelas ini sejumlah 40 peserta yang terdiri dari jenjang SD dan SMP. Adapun sekolah yang mengikuti kegiatan ini yaitu SDS Al Irsyad Al Islamiyyah Jember dan SMP Science Qur’an Al Irsyad Al Islamiyyah Jember. Kegiatan pada hari pertama dimulai dengan pembukaan serta dan pengenalan topik. Selanjutnya, materi yang disampaikan yaitu pelatihan dan paradigma yang perlu dipahami oleh peserta wali kelas. Selanjutnya, materi yang disampaikan adalah mengenai bagaimana wali kelas perlu memahami peran serta tupoksi sebagai wali kelas. Perkembangan Psikologi dan asesmen diagnostik bagi para siswa menjadi fokus materi pada sesi terakhir. Kegiatan ditutup dengan sesi pemaparan materi terkait modalitas belajar. Pada hari kedua, trainer memberikan materi terkait keterampilan Komunikasi, Konseling, dan Coaching oleh wali kelas. Setelah penyampaian materi, trainer menyampaikan materi tentang menyusun report class dan workshop kelas model kepada para peserta. Kegiatan ditutup dengan sesi post test dan evaluasi dari kegiatan pelatihan wali kelas yang telah berjalan pada LPP Al Irsyad Al Islamiyyah Jember.

Tujuan dari kegiatan ini adalah bagaimana seorang wali kelas harus memiliki keterampilan di abad 21. Keterampilan meliputi tugas pokok dan fungsi, modalitas belajar bagi siswa, dan mengukur aspek psikologis siswa. Sebagai seorang wali kelas, tentu harapannya siswa dapat aktif berkomunikasi dengan guru sehingga wali kelas perlu mendesain lingkungan pembelajaran yang kondusif melalui kelas Model. Selain itu, penyusunan report class dan program kelas model penting dilakukan untuk meningkatkan skill sebagai seorang Wali Kelas.

Kuanta Indonesia berpengalaman dan terpercaya sebagai partner transformasi pendidikan melalui layanan konsultasi, pelatihan, pengembangan kepemimpinan, riset. Serta pendampingan berkelanjutan untuk menjadi lembaga pendidikan terbaik. Kuanta Indonesia juga telah dipercaya oleh kementerian pendidikan, dinas pendidikan, yayasan pendidikan, Sekolah, Direktur Pendidikan, CSR, Pengurus Yayasan, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan tenaga Pendidik lainnya.


Temukan artikel kami yang lain di link berikut : Kumpulan Artikel Kuanta
Simak juga update terbaru dari kami melalui channel youtube Kuanta Indonesia
Follow instagram kami di @kuantaindonesia


Bagikan Artikel :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Pinterest

Mengapa Sekolah Perlu Memiliki Kebijakan Penggunaan AI?

Kehadiran artificial intelligence atau AI kini semakin dekat dengan kehidupan siswa dan guru. Siswa dapat memakai AI untuk mencari jawaban, merangkum materi, menerjemahkan teks, bahkan ...
Read More →

5 Tools AI untuk Membantu Guru Mengajar di Kelas

Peran guru saat ini semakin kompleks. Selain menyampaikan materi, guru juga dituntut membuat pembelajaran menarik, memahami kebutuhan siswa yang beragam, menyusun asesmen, memberi umpan balik, ...
Read More →

Ketika Kehadiran Teknologi Membuat Anak Malas Berpikir

Di banyak rumah, pemandangan anak sekolah mengerjakan PR kini berubah. Dulu, anak membuka buku, mencoret-coret kertas, lalu bertanya kepada orang tua ketika buntu. Sekarang, sebagian ...
Read More →