Kebijakan Kemendikbud dalam Integrasi Computational Thinking, Coding, dan AI

Kebijakan Kemendikbud dalam Integrasi Computational Thinking,Coding dan AI

Pentingnya Keterampilan Teknologi dalam Pembelajaran

Dalam era digital yang semakin berkembang, pendidikan harus mampu mengantisipasi perubahan besar yang terjadi dalam berbagai sektor. Salah satu perubahan yang penting adalah penguasaan keterampilan teknologi, terutama yang berkaitan dengan computational thinking, coding (pemrograman), dan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI). 

Kebijakan Kemendikbud dalam Pengembangan Computational Thinking,Coding,AI

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia telah mengambil langkah strategis untuk mengintegrasikan computational thinking dalam kurikulum pendidikan. Kebijakan ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah.Pengintegrasian coding dan AI dalam pendidikan, yang menjadi inti dari kebijakan ini, bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir komputasional siswa, serta mempersiapkan mereka menghadapi dunia yang semakin terhubung dengan teknologi.

Pentingnya Pengenalan Coding dan AI dalam Pendidikan

Selain computational thinking, Kemendikbud juga menekankan pentingnya pengenalan coding dan AI dalam dunia pendidikan. Melalui pendekatan ini, siswa di harapkan dapat mengenal sains dan teknologi sejak dini, membangun kemampuan berpikir kritis, dan memahami konsep dasar AI. Pengenalan ini tidak hanya meningkatkan literasi digital tetapi juga mempersiapkan siswa untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi masa depan. 

Integrasi Computational Thinking dalam Kurikulum Merdeka

Dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka, integrasi computational thinking memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi literatur menunjukkan bahwa pengenalan computational thinking dalam mata pelajaran matematika dan bahasa dapat meningkatkan kemampuan berpikir analitis siswa. Hal ini sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka yang menekankan fleksibilitas dan pengembangan kompetensi.

Solusi Mengatasi Tantangan Infrastruktur dan Kesiapan Pendidik

Meskipun integrasi computational thinking, koding, dan AI menawarkan banyak manfaat, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan kesiapan pendidik. Untuk mengatasi hal ini, di perlukan peningkatan pelatihan bagi guru dan penyediaan perangkat yang memadai. Selain itu, pengembangan aplikasi ujian digital yang aman dan efektif dapat membantu memantau dan mencegah kecurangan selama ujian berlangsung.

Kesimpulan

Jadi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Indonesia telah mengambil langkah dengan mengintegrasikan computational thinking, coding, dan kecerdasan buatan (AI) ke dalam kurikulum pendidikan. Kebijakan ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Melalui implementasi dalam Kurikulum Merdeka, kebijakan ini di harapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan kompetensi.Integrasi teknologi ini akan memperkuat literasi digital siswa dan mempersiapkan mereka untuk berkontribusi dalam perkembangan teknologi masa depan.

Kuanta merupakan lembaga yang berpengalaman dan terpercaya sebagai partner transformasi pendidikan melalui layanan konsultasi, pelatihan, pengembangan kepemimpinan, riset. Serta pendampingan berkelanjutan untuk menjadi lembaga pendidikan terbaik. Kuanta Indonesia bekerjasama dengan kementerian pendidikan, dinas pendidikan, yayasan pendidikan, Sekolah. Selain itu juga bekerja sama dengan Direktur Pendidikan, CSR, Pengurus Yayasan, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan tenaga Pendidik lainnya.


Temukan artikel kami yang lain di link berikut : Kumpulan Artikel Kuanta
Simak juga update terbaru dari kami melalui channel : youtube Kuanta Indonesia
Follow instagram kami di @kuantaindonesia

Bagikan Artikel :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Pinterest

Teknik Mengajar Efektif di Tahun 2026 dengan Memaksimalkan Teknologi untuk Pembelajaran Bermakna

Memasuki tahun 2026, tantangan dunia pendidikan tidak lagi sebatas penyampaian materi, tetapi bagaimana guru mampu menciptakan pembelajaran yang relevan, personal, dan berdampak dengan memanfaatkan teknologi. ...
Read More →

5 Teknologi Pendidikan yang Wajib Dimiliki Sekolah Menuju Era Digital

Perkembangan teknologi bergerak lebih cepat dari kemampuan banyak sekolah untuk beradaptasi. Dunia kerja kini serba digital, metode belajar berubah, dan siswa Generasi Z serta Alpha ...
Read More →

Unit Usaha Yayasan: Kunci Keberlanjutan Finansial Pendidikan

Apakah yayasan Anda masih bergantung sepenuhnya pada uang SPP untuk operasional? Saat biaya pendidikan semakin tinggi tapi masyarakat menuntut SPP yang terjangkau, Anda terjebak di ...
Read More →