
Perbedaan STEM dan Konvensional yang Wajib Diketahui
Pak, Bu, Kepala Sekolah yang luar biasa. Tahukah Bapak/Ibu? Ada siswa yang bisa menghafal 50 rumus matematika, tapi bingung saat

Pak, Bu, Kepala Sekolah yang luar biasa. Tahukah Bapak/Ibu? Ada siswa yang bisa menghafal 50 rumus matematika, tapi bingung saat

Jujur saja, pernahkah And merasa bingung saat mendengar tentang pembelajaran STEM berbasis coding? Tahu itu penting, tapi tidak tahu harus

Pernahkah Anda melihat siswa yang matanya berbinar saat belajar? Mereka antusias, bertanya tanpa henti, bahkan lupa waktu karena asyik dengan

Pernahkah Anda merasa sekolah lain selalu unggul di berbagai kompetisi sains dan teknologi? Sementara sekolah kita berusaha keras tapi hasilnya

“Pak/Bu, kita mau fokus ke STEM atau digital dulu ya tahun ini?”. Familiar dengan pertanyaan ini? Setiap rapat, setiap perencanaan

Bapak/Ibu Kepala Sekolah, pernahkah Anda merasa kelas tampak penuh, tapi suasananya sepi tanpa semangat? Saat Anda berkeliling sekolah, beberapa siswa

Sebagai kepala sekolah, Anda mungkin sering mendengar tentang AI (Artificial Intelligence) dan merasa khawatir tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi yang

Dua sekolah STEM berdiri di kota yang sama. Keduanya memiliki laboratorium lengkap dan program yang serupa. Namun, satu sekolah penuh

“Pak, sekolah sebelah sudah pakai STEM lho. Kapan kita mulai?” Pertanyaan dari guru Anda mungkin terdengar familiar. Anda mengangguk, padahal

Membangun ekosistem STEM di sekolah kini bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Ekosistem STEM yang kuat memungkinkan siswa melakukan eksperimen, riset
Kuanta merupakan partner transformasi pendidikan melalui layanan konsultasi, pelatihan, pengembangan kepemimpinan, riset dan pendampingan berkelanjutan untuk menciptakan masa depan pendidikan terbaik di indonesia
Senin – Jumat : 08.00 – 16.30 WIB .
© 2025
Kuanta Indonesia