Meningkatkan Budaya Layanan Prima di Yayasan Generasi Robbani

excellent service

Banjarbaru, 23-24 Mei 2025. Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi siswa, orang tua, dan masyarakat mewarnai suasana In House Training bertema “Excellent Service” yang digelar oleh Yayasan Generasi Robbani Banjarbaru, bekerja sama dengan Kuanta Indonesia sebagai mitra transformasi pendidikan.

Selama dua hari pelatihan intensif yang diadakan di Aula SDIT & SMPIT Robbani Banjarbaru, ratusan tenaga pendidik dan kependidikan dari PAUDIT, SDIT, dan SMPIT Robbani antusias mengikuti materi -materi berkelas yang disampaikan oleh empat pelatih andalan Kuanta: Coach Ahmad Husaini, Coach Indra Iskandar, Coach Ihda Noviar Diwani, dan Coach Suyanto.

🎯 Fokus Pelatihan ini yaitu “Membangun Layanan Pendidikan yang Unggul”

Pelatihan ini dirancang untuk:

  • Menanamkan paradigma baru dalam melayani pelanggan pendidikan,
  • Membangun kompetensi dalam 5 dimensi layanan prima: Tangibles, Empathy, Responsiveness, Reliability, dan Assurance,
  • Menyiapkan peserta untuk mampu membuat jaminan kualitas layanan dan Standard Operating Procedure (SOP) penanganan komplain

Para peserta juga diajak langsung menyusun rencana pengembangan diri dan lembaga sebagai tindak lanjut, dengan komitmen konkret seperti menerapkan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) dan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dalam keseharian pelayanan pendidikan.

📸 Nuansa Antusias dan Interaktif Warnai Pelatihan

Melalui sesi-sesi interaktif yang penuh tawa, inspirasi, dan refleksi mendalam, para peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung. Suasana pelatihan dipenuhi semangat kolaboratif, diskusi hangat, hingga simulasi peran pelayanan kepada wali murid dan sesama rekan kerja.

Sumber : Dokumentasi Excellent Service Yayasan Generasi Robbani

📝 Komitmen Pasca Pelatihan

Kuanta Indonesia tidak hanya berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi juga memastikan learning-to-action terjadi. Setiap peserta diwajibkan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan mendapatkan akses ke:

  • Materi pelatihan dan lembar kerja
  • Sertifikat pelatihan

✨ Kolaborasi yang Memberi Dampak

Kegiatan ini membuktikan bahwa ketika pelatihan disampaikan dengan metode yang tepat, pendekatan yang menyentuh, dan materi yang relevan, maka transformasi layanan di sekolah bisa dimulai dari individu dan akan merambat ke seluruh ekosistem lembaga.

“Sekolah hebat dimulai dari pelayanan yang bermartabat.” – Coach Indra Iskandar


Kuanta merupakan lembaga yang berpengalaman dan terpercaya sebagai partner transformasi pendidikan melalui layanan konsultasi, pelatihan, pengembangan kepemimpinan, riset. Serta pendampingan berkelanjutan untuk menjadi lembaga pendidikan terbaik. Kuanta Indonesia bekerjasama dengan kementerian pendidikan, dinas pendidikan, yayasan pendidikan, Sekolah. Selain itu juga bekerja sama dengan Direktur Pendidikan, CSR, Pengurus Yayasan, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan tenaga Pendidik lainnya.

Temukan artikel kami yang lain di link berikut : Kumpulan Artikel Kuanta
Simak juga update terbaru dari kami melalui channel : Youtube Kuanta Indonesia
Follow instagram kami di @kuantaindonesia

Bagikan Artikel :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Pinterest

CSR Pendidikan untuk Perusahaan: Investasi Sosial yang Paling Masuk Akal untuk Masa Depan

CSR (Corporate Social Responsibility) sering dimulai dari niat baik. Tapi CSR yang kuat bukan hanya soal “berbagi”, melainkan soal membangun dampak yang nyata, berkelanjutan, dan ...
Read More →

Strategi Meningkatkan Kompetensi Digital Guru di Sekolah

Transformasi digital dalam pendidikan bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Namun, di banyak sekolah, peningkatan kompetensi digital guru masih menjadi tantangan besar. Berbagai studi menunjukkan bahwa ...
Read More →

Bagaimana Memulai Digitalisasi Sekolah dari Nol?

Perkembangan teknologi telah mengubah hampir seluruh sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Namun, banyak sekolah di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memulai digitalisasi pembelajaran. Keterbatasan infrastruktur, kurangnya ...
Read More →