Workshop Deep Learning Dorong Guru SIT Al Bina Tomoni Inovatif dalam Pembelajaran

Luwu Timur – Transformasi pendidikan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Menjawab tantangan tersebut, Yayasan Pendidikan Seumur Hidup melalui SIT Al Bina Tomoni menyelenggarakan Workshop Deep Learning untuk guru yang berlangsung selama tiga hari pada 9–11 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan pelatih dari Kuanta Indonesia, yaitu Coach Muhammad Farid dan Coach Muhamad Arsyad, dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran mendalam di kelas.

Workshop yang dilaksanakan secara on site di SIT Al Bina Tomoni, Luwu Timur ini diikuti oleh puluhan guru dari jenjang TK, SD, hingga SMP di lingkungan sekolah tersebut. Melalui pelatihan ini, para guru diajak memahami konsep pembelajaran mendalam (deep learning) serta bagaimana menerapkannya dalam proses belajar mengajar yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan siswa masa kini.

Menguatkan Peran Guru sebagai Fasilitator Pembelajaran

Dalam kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi teoritis, tetapi juga praktik langsung melalui berbagai sesi workshop. Beberapa topik yang dibahas meliputi kerangka kerja pembelajaran mendalam, asesmen pembelajaran, modelling pembelajaran, hingga optimalisasi teknologi seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan.

Pendekatan ini dirancang untuk menguatkan peran guru sebagai fasilitator belajar, bukan sekadar penyampai materi. Dengan model pembelajaran mendalam, siswa diharapkan dapat memahami konsep secara lebih menyeluruh, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, serta mampu menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.

Guru Dilatih Merancang RPP Berbasis Deep Learning

Selain pemahaman konsep, peserta juga dilatih untuk merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis pembelajaran mendalam. Dalam sesi workshop, para guru menyusun modul ajar, melakukan review bersama, serta mempraktikkan pembelajaran melalui kegiatan peer teaching.

Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah mampu menyusun modul ajar dengan baik dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap digitalisasi pembelajaran. Hal ini menjadi indikator bahwa integrasi teknologi dalam proses belajar mengajar semakin mudah diterima oleh para pendidik.

Penguatan Asesmen Proses Menjadi Fokus Pengembangan

Meski pelatihan berjalan dengan baik, terdapat beberapa aspek yang masih perlu diperkuat, terutama terkait assessment for learning atau penilaian proses. Selama ini, penilaian sering kali hanya berfokus pada hasil akhir pembelajaran. Oleh karena itu, pelatihan ini juga menekankan pentingnya penilaian yang berkelanjutan untuk mendukung perkembangan belajar siswa.

Selain itu, guru juga didorong untuk lebih fokus pada bidang mata pelajaran yang sesuai dengan kompetensi mereka, serta mengembangkan pembelajaran yang lebih aplikatif dan tidak hanya berpusat di dalam kelas.


Kuanta merupakan partner transformasi pendidikan melalui layanan konsultasi, pelatihan, pengembangan kepemimpinan, riset dan pendampingan berkelanjutan untuk menciptakan masa depan pendidikan terbaik di indonesia

Sumber referensi: Jurnal Pengembangan Asesmen Formatif dan Remediasi Berbasis Komputer Pada Pokok Bahasan Suhu dan Kalor SMP Kelas VII

Temukan artikel kami yang lain di link berikut: Kumpulan Artikel Kuanta
Simak juga update terbaru dari kami melalui channel: youtube Kuanta Indonesia
Follow instagram kami di @kuantaindonesia

Bagikan Artikel :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Pinterest

Workshop Deep Learning Dorong Guru SIT Al Bina Tomoni Inovatif dalam Pembelajaran

Luwu Timur – Transformasi pendidikan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Menjawab tantangan tersebut, Yayasan Pendidikan Seumur Hidup melalui SIT Al Bina Tomoni menyelenggarakan Workshop ...
Read More →

Mencetak Pemimpin Sekolah Visioner melalui Pelatihan Kepemimpinan di Yayasan Tunas Luhur Paiton

Komitmen Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan Sekolah Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, Yayasan Tunas Luhur Paiton bekerja sama dengan Kuanta Indonesia menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Sekolah ...
Read More →

Strategi Sekolah Menghadapi TKA Tanpa Membebani Siswa

Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai menjadi perhatian banyak sekolah seiring perubahan arah evaluasi pendidikan di Indonesia. Kehadiran TKA dipandang sebagai instrumen untuk memetakan capaian akademik ...
Read More →