Peran Penting Hubungan Masyarakat Dalam Peningkatkan Mutu Pendidikan

Pihak sekolah harus mengelola hubungan dengan masyarakat secara baik dan efektif, memanfaatkan secara optimal peran masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas mutu pendidikan. Hubungan positif antara lingkungan sekolah dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pendidikan secara efektif dan efisien dalam mencapai mutu pendidikan yang lebih baik.

Fungsi dari interaksi sekolah dengan masyarakat menurut Suryosubroto (2012):

  1. Mengkoordinasikan interaksi sekolah dengan orang tua; 
  2. Menjaga hubungan baik dengan komite sekolah; 
  3. Merawat dan mengembangkan hubungan sekolah dengan lembaga dan instansi pemerintah serta organisasi nasional; dan 
  4. Menyampaikan arahan kepada masyarakat mengenai manajemen sekolah melalui berbagai teknik komunikasi. 

Tujuan dari fungsi-fungsi tersebut adalah untuk meningkatkan popularitas sekolah di mata masyarakat dengan menciptakan program pendidikan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan intelektual dan spiritual peserta didik dalam kehidupan bermasyarakat.

Sasaran hubungan sekolah dengan masyarakat termasuk: 

  1. Menjadi perantara komunikasi antara sekolah dan masyarakat serta kolega sekolah untuk mencapai keberhasilan dalam membentuk peserta didik yang cerdas dan berkarakter, yang mampu mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan untuk memajukan masyarakat; 
  2. Menciptakan interaksi yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan; dan
  3. Mencari aspirasi dan dukungan dari masyarakat. Semua rangkaian tersebut bertujuan untuk menjaga hubungan baik antara sekolah dengan seluruh lapisan elemen masyarakat agar mereka turut serta aktif dalam dunia pendidikan.

Upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui bidang humas dirancang untuk menggalang partisipasi masyarakat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Rancangan ini melibatkan kerjasama mutualisme dengan lingkungan internal dan eksternal sekolah. Terdapat dua program kerja dalam proses hubungan masyarakat, yaitu program umum dan program khusus. Program umum meliputi kemitraan dengan instansi pemerintah dan orang tua murid. Sedangkan program khusus mencakup pelaksanaan rapat koordinasi, kerjasama, kunjungan, dan pemberian bantuan kepada anggota komunitas sekolah. Program-program ini bertujuan untuk mempermudah warga sekolah dan masyarakat dalam mengakses informasi tentang sekolah.


Kuanta Indonesia berpengalaman dan terpercaya sebagai partner bertransformasi pendidikan melalui layanan konsultasi, pelatihan, pengembangan kepemimpinan, riset. Serta pendampingan berkelanjutan untuk menjadi lembaga pendidikan terbaik. Kementerian pendidikan, dinas pendidikan, yayasan pendidikan, Sekolah, Direktur Pendidikan telah mempercayakan kuanta sebagai partner layanan konsultasi pendidikan. Selain itu CSR, Pengurus Yayasan, Kepala Sekolah. Wakil Kepala Sekolah, Guru, dan tenaga Pendidik lainnya.

Sumber: Satria, R., Supriyanto, A., Timan, A., & Adha, M. A. (2019). Peningkatan mutu sekolah melalui manajemen hubungan masyarakat. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan7(2), 199-207.


Temukan artikel kami yang lain di link berikut : Kumpulan Artikel Kuanta
Simak juga update terbaru dari kami melalui channel : youtube Kuanta Indonesia
Follow instagram kami di @kuantaindonesia


Bagikan Artikel :

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Pinterest

Memaksimalkan Potensi Siswa Dengan Efektif di Sekolah

Memaksimalkan potensi siswa adalah salah satu tujuan utama dalam pendidikan. Setiap siswa memiliki potensi yang unik, dan sebagai pendidik, kita memiliki tanggung jawab untuk membantu ...
Read More →

Mengajar Asyik dengan Metode Interaktif dan Menyenangkan

Mengajar bisa menjadi salah satu profesi yang paling menyenangkan, namun juga menantang. Terkadang, rutinitas dan metode yang sama bisa membuat guru merasa jenuh. Untuk itu, ...
Read More →

Metode Pembelajaran Kreatif dalam Kegiatan Belajar Mengajar

Metode pembelajaran kreatif-produktif adalah suatu metode pembelajaran dengan pendekatan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Pendekatan ini melibatkan siswa secara aktif baik secara intelektual ...
Read More →